Perikanan banyak mendapat manfaat dari ilmu Biologi. Foto:Batasnegeri.com

Perikanan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran, yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan (UU Perikanan Nomor 45 Tahun 2009). Sumber daya hayati perairan mencakup ikan, crustacea, moluska, amfibi dan berbagai avertebrata penghuni perairan dan wilayah yang berdekatan, serta lingkungannya. 

Penerapan ilmu biologi dalam bidang perikanan digunakan dalam proses usaha melakukan pembudidayaan berbagai jenis ikan atau pun berbagai jenis hewan laut lain. Sumber daya laut terutama perikanan ini harus dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat tanpa merusak keseimbangan ekologis dalam mengelola budi daya perikanan yang ada.

Dalam proses pembudidayaan, kita perlu mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis ikan yang mempunyai nilai gizi yang cukup tinggi, sehingga budidaya akan bermanfaat untuk mendukung sumber pasokan protein hewani yang bahkan bisa bernilai ekonomi tinggi.

Ilmu biologi berguna sebagai dasar pengetahuan dalam aktivitas dan kegiatan berbagai penelitian dalam ruang lingkup ekosistem pantai dan juga perairan laut. Berbagai jenis ikan terbukti mempunyai kadar kandungan protein yang baik untuk tubuh. Ada juga budi daya ikan khusus untuk ikan hias dan peliharaan karena ikan-ikan tersebut memiliki bentuk tubuh yang indah dan menarik untuk dipandang mata.

Jenis perikanan ada dua macam yaitu perikanan tangkap dan perikanan darat. Perikanan tangkap merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pemerolehan hasil dari sumber daya laut dan hasil tangkapan dapat laku dijual atau bernilai ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Perikanan darat  merupakan semua usaha perikanan yang tidak dilakukan di laut luas seperti perikanan air tawar, tambak, danau, kolam dan sebagainya.

Peranan ilmu biologi dalam bidang perikanan antara lain:

1. Budi Daya Perikanan

Merupakan upaya untuk memahami kebiasaan, tingkah laku, adaptasi terhadap lingkungan, tempat yang cocok untuk pembudidayaan dari jenis-jenis sumber daya laut/perairan. Pembudidayaan yang berhasil tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kelestarian suatu spesies sehingga bisa tetap ada sepanjang masa sampai turun temurun. Kegiatan ini juga untuk dapat mencukupi kebutuhan pangan perikanan masyarakat yang biasanya akan dijual sebagai komodutas di pasar.

2. Peningkatan Sumber Makanan Bergizi Tinggi

Merupakan upaya untuk menghasilkan penelitian mengenai kandungan gizi ikan yang dapat dikembangkan dan diperuntukkan untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat. Penelitian bidang perikanan dalam mencari sumber makan bergizi sampai saat ini semakin digalakkan.  Salah satu contohnya adalah untuk menghasilkan sumber gelatin dari ikan tuna loin yang dilakukan di Bitung, Manado – Sulawesi Utara.

3. Penemuan Spesies Baru

Merupakan kegiatan kegiatan penelitian para ilmuwan yang dapat menghasilkan penemuan spesies baru  pada masa yang akan datang. Penemuan spesies baru ini dapat meliputi mengenai hal – hal yang berhubungan dengan kehidupan, tingkah laku, kandungan nilai gizi dan lain sebagainya.

4. Penelitian Bibit Unggul

Merupakan usaha untuk  menghasilkan bibit unggul dengan cara membuat persilangan dengan spesies lain sehingga diperoleh kualitas super. Dengan melakukan hal seperti itu biasanya akan diperoleh karakteristik tubuh yang berbeda, misalnya nilai gizi lebih tinggi, daging lebih banyak dan tempat hidup yang bisa disesuaikan. Hal ini dapat dilakukan melalui cabang-cabang ilmu biologi seperti genetika, ichthyologi, zoology, bioteknologi reproduksi, dan lainnya.

5. Teknologi Pemeliharaan Perikanan yang baik

Merupakan kegiatan penelusuran untuk mengetahui karakteristik dan tingkah laku berbagai jenis ikan sehingga secara otomatis dalam proses pemeliharaan dan penanganannya akan menjadi lebih baik. Tanpa adanya pengetahuan lebih, para petani ikan akan kebingungan dan melakukan pemeliharaan hanya ala kadarnya saja. Pengetahuan dasar megenai karakteristik ini akan menghasilkan teknik-teknik baru dalam pemeliharaan dan membantu proses budi daya perikanan menjadi lebih baik dan efektif.

6. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan

Merupakan penelitian mengenai teknik-teknik pengolahan hasil perikanan yang lebih modern. Hal ini dapat dibantu dengan cabang ilmu biologi dan akan membantu semakin banyak produk olahan ikan yang dihasilkan dengan berbagai macam cara. Tujuan penelitian teknologi pengolahan hasil perikanan ini adalah agar hasil olahan dapat dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang namun tetap menjaga nilai gizinya agar tidak hilang. Misalnya, dalam pengolahan ikan kalengan yang sudah ada.

7. Upaya Pelestarian Spesies Langka atau Hampir Punah

Merupakan usaha untuk mempertahankan atau menjaga populasi dan meningkatkan jumlah populasi spesies langka atau hampir punah. Upaya ini dapat dibantu dengan cabang  ilmu biologi seperti genetika, ichthyology, zoology. Bisa dilakukan pembudidayaan yang digunakan untuk melestarikan jenis spesies tertentu agar tidak punah. Banyak yang melakukan teknik pembudidayaan dengan menggunakan cara tambak, keramba jala apung atau pun rumpon.

8. Pengembangan Bioteknologi Perikanan

Merupakan upaya untuk menghasilkan temuan-temuan paling mutakhir dalam bidang perikanan. Bidang perikanan bioteknologi juga memulai penerapannya melalui teknik – teknik rekombinasi gen/rekayasa genetika dengan menyisipkan gen, penyambungan gen, pemotongan gen, teknik transfer nukleus dan membantu menghasilkan spesies yang lebih baik.

9. Upaya Penemuan Penyakit Perikanan dan Pencegahan

Merupakan upaya untuk mencari tahu mengenai macam penyakit-penyakit yang kemungkinan akan menyerang dalam spesies perikanan serta upaya pencegahannya melalui proses penelitian dalam laboratorium. Hal ini akan membantu para nelayan dalam proses budi daya sehingga dapat diantisipasi sebelum terkena penyakit pada hewan-hewan perikanan yang dipelihara atau dibudidayakan

10. Upaya Wisata Perikanan

Merupakan upaya untuk mengembangkan bidang perikanan ke bidang wisata yang memberikan edukasi perikanan bagi masyarakat luas serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah wisata perikanan tersebut. Wisata perikanan memiliki fungsi yang terintegrasi yaitu memiliki fugsi wisata, penelitian dan pengetahuan, dan usaha bidang perikanan.

11. Sistem Perikanan Berkelanjutan (Sustainable Fisheries System)

Merupakan kegiatan pembangunan sistem perikanan yang berkelanjutan dengan memerhatikan hal-hal berikut:

  1. Kelestarian Ekologi (Ecological sustainability), dapat dipertahankan dengan memelihara keberlanjutan cadangan/stok sumber daya ikan sehingga pemanfaatannya tidak melebihi daya dukung ikan, peningkatan kapasitas, kualitas ekosistem dan memerhatikan keseimbangan ekosistem perairan.
  2. Sosioekonomi Berkelanjutan (Socioeconomic sustainability), dilakukan dengan memerhatikan keberlanjutan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan dengan mempertahan atau mencapai peningkatan kelayakan kesejahteraan sosial dan ekonomi yang layak.
  3. Kelestarian Komunitas (Community sustainability), dilakukan dengan menjaga keberlanjutan komunitas/masyarakat perikanan yang kondusif dan sinergis dengan penegakan aturan/kesepakatan yang benar, tegas dan efektif.
  4. Keberlangsungan kelembagaan (Instituional sustainability), dilakukan dengan memerhatikan keberlanjutan tata kelola yang baik, adil dan bersih melalui kelembagaan yang efisien dan efektif guna mengintegrasikan perpaduan ketiga hal sebelumnya.

Daftar Pustaka

Campbell, et al. 2012. Biologi Edisi Kedelapan Jilid I & 2. Erlangga. Jakarta

Irnaningtyas. 2017. Biologi untuk SMA/MA Kelas X Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga. Jakarta.

Irnaningtyas. 2017. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga. Jakarta.

Irnaningtyas. 2017. Biologi untuk SMA/MA Kelas XII Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga. Jakarta.

Maniam dan Yusa. 2014. Advanced Learning Biology 1A for Grade X Senior High School. Facil-Grafindo. Bandung.

Nurhayati, N. 2013. Biologi untuk SMA/MA Kelas X Peminatan. Yrama Widya. Bandung.

Pratiwi, D.A. et al. 2017, Biologi 1. Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam untuk SMA/MA Kelas X. Erlangga. Jakarta.

Pratiwi, D.A. et al. 2017, Biologi 2. Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam untuk SMA/MA Kelas XI. Erlangga. Jakarta

Prawirohartono, S. dan Hidayati, S. 2013. Konsep dan Penerapan Biologi SMA/MA Kelas X. Bailmu. Jakarta.

Prawirohartono, S. dan Hidayati, S. 2013. Konsep dan Penerapan Biologi SMA/MA Kelas XII. Bailmu. Jakarta.

Peranan Biologi dalam Bidang Perikanan (Download materi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.