I HOME I ENGLISH I
Jika Anda ingin membeli buku ini, silakan hubungi:
Ms. Evy (Cell.) 08 77 88 33 2501

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Mengembangkan Visi Pemimpin Sekolah sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter (Workshop 1)

Lokakarya ini dilakukan selama 3 hari. Membahas tentang bagaimana kepala sekolah dapat menjadi pendidik karakter dan pelaku perubahan yang akan membawa lembaga pendidikan menjadi lembaga yang dapat dipercaya oleh masyarakat, didukung oleh kekuatan dari dalam, seperti guru dan orang tua, sehingga kinerja kepala sekolah benar-benar dapat menjadi salah satu pendorong kemajuan sekolah. Bapak Doni Koesoema A dan tim akan mendampingi dari awal sampai akhir lokakarya ini. Lokakarya ini cocok dilakukan oleh Yayasan-Yayasan ataupun Dinas Pendidikan yang membawahi beberapa sekolah. Pemimpin sekolah yang efektif dan berkarakter akan membawa sekolah juga efektif dan berkarakter.

Mengembangkan Visi Sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter (Workshop 2)

Guru memiliki peranan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Agar guru mampu melaksanakan tugas panggilannya sebagai pendidik karakter dan pelaku perubahan bagi anak-anak bangsa, guru mesti memiliki kemampuan reflektif, pedagogis, serta ketrampilan sosial dalam melaksanakan tugasnya. Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru sebagai pendidik karakter dan pelaku perubahan, sehingga ia mampu menjadi agen pembawa nilai dan pembentuk karakter bagi para siswa yang diajarnya. Guru memiliki kemampuan reflektif untuk terus menerus meningkatkan kinerjanya serta memperteguh panggilannya sebagai pendidik yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi akademis siswa. Workshop ini ditujukan secara khusus untuk untuk kepala sekolah, direktur sekolah dan guru yang berada dalam SATU UNIT lembaga pendidikan. Akan lebih baik kalau dalam jenjang pendidikan yang sama. Jumlah peserta maksimum 50 orang. Alokasi waktu kurang lebih 3 Jam.


Mendesain Pembelajaran Berjiwa Pembentukan Karakter (Workshop 3)

Pendidikan karakter bisa diintegrasikan dalam pembelajaran setiap mata pelajaran. Inilah yang diambil oleh pemerintah dalam menerapkan pendidikan karakter di sekolah. Mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran, tentu saja sebuah ide yang cemerlang. Namun, banyak guru tidak tahu bagaimana cara mendesain pembelajaran pendidikan karakter terintegrasi ini. Tujuan lokakarya ini agar peserta mampu memahami konsep pendidikan karakter terintegrasi dengan mata pelajaran.(ranah kognitif).Peserta memiliki kemampuan dan ketrampilan untuk mendesain pembelajaran yang berjiwa pendidikan karakter (ranah psikomotorik).Tumbuhnya kreativitas para pendidik dalam mendesain modul pendidikan karakter yang akan diterapkan di sekolah (ranah afektif).


Reading Skills For Teachers (Workshop 4)

Memiliki kemampuan membaca yang efektif merupakan sebuah keharusan bagi pendidik di zaman yang bludak informasi sekarang. Keterampilan membaca memiliki korelasi dengan kemampuan menulis. Mampu membaca adalah langkah awal untuk menjadi guru penulis yang baik, Untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas, guru memerlukan berbagai macam referensi yang akan dipakai dalam mendukung tujuan penulisan penelitian. Sayangnya, guru di Indonesia tidak memiliki minat baca yang tinggi. Selain itu, kalau toh ada minat baca, mereka memiliki kelemahan strategi dan keterampilan dalam membaca. Membaca membutuhkan strategi dan keterampilan agar para pendidik dapat membaca secara efektif. Pelatihan ini memberikan kepada para guru kemampuan membaca secara strategik, baik dalam rangka pengayaan pengembangan ilmu maupun pendukung riset. Tujuan lokakarya ini adalah agar peserta mampu memahami arti membaca dalam konteks pengembangan profesinya. (ranah kognitif). Berlatih berbagai macam strategi dan keterampilan dalam membaca, skiming, jigsaw, speed reading, intensive reading, extensive reading. Peserta mempraktikkan secara langsung cara membaca efektif buku-buku non-fiksi (ranah psikomotorik).


Lokakarya Pendidikan Karakter

Kami secara khusus memberikan memberikan layanan pendidikan berupa pelatihan dan pengembangan pendidikan karakter bagi lembaga pendidikan. Modul pelatihan mendasarkan diri pada pendekatan Pendidikan

karakter utuh dan menyeluruh yang dikembangkan oleh Bapak Doni Koesoema A.
Tema-tema Pendidikan Karakter

Kami telah memberikan berbagai macam pelatihan pengembangan pendidik, baik itu di tingkat perguruan tinggi maupun di tingkat dasar dan menengah, tentang pendidikan karakter. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberdayakan guru sehingga guru mampu mendesain dan mengevaluasi program pendidikan karakter di sekolahnya.

Tema-tema itu antara lain:

1. Pengembangan visi guru sebagai pelaku perubahan dan pendidik karakter.

2. Mendesain pembelajaran yang berjiwa pembentukan karakter.

3. Desain pembelajaran berkarakter yang terintegrasi dengan kurikulum.

4. Mendesain pendidikan karakter berbasis kelas.

5. Mendesain pendidikan karakter berbasis kultur sekolah.

6. Mendesain pendidikan karakter berbasis komunitas.

7. Dokumentasi dan Evaluasi Pendidikan Karakter.

 

 

Jika lembaga pendidikan membutuhkan layanan ini, silakan kontak kami. Kami juga memberikan llayanan pelatihan dan pengembangan guru sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh sekolah Anda. Kirimkan email ke [email protected] atau hubungi Ms. Evy di HP 087771975803

 

Mengembangkan Kepemimpinan Sekolah yang Efektif

Boston College High School is a Jesuit Catholic college-preparatory school for young men founded in 1863.The principal told about their success. Read more.

Berpusat Pada Pembelajar

Ada perubahan dasar dalam Kurikulum 2013. Perubahan ini terkait dengan konsepsi terhadap siswa. Sekarang, siswa dianggap sebagai pembelajar utama. Begitu konsep terhadap siswa berubah, tujuan pendidikan juga berubah. Baca selanjutnya.

Tema-Tema Seminar & Lokakarya

Kami memberikan layanan berupa seminar dan lokakarya bagi pengembangan profesional guru. Kami juga memberikan layanan berdasarkan kebutuhan tiap sekolah. Tema-tema lokakarya.

Memahami "Jenis" Kecerdasan Anak Didik

Sebagai pendidik di sekolah, pasti kita juga merasa bertanggung jawab terhadap keselamatan anak didik. Kita akan merasa cemas jika melihat mereka berlarian menyeberang di jalan raya. Baca lebih lanjut.

Biarkan Anak Bertumbuh Bagai Bunga di Musim Semi

Mungkin benar kata pepatah, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Kalau diartikan, peribahasa ini maksdudnya adalah bahwa seorang anak tidak akan memiliki sifat-sifat dan perilaku yang berbeda jauh dari orang tuanya. Apa benar? Baca lebih lanjut...

Mengkritisi Kebijakan Pendidikan Nasional

Kebijakan Nasional kita tidak mengembangkan siswa sebagai individu pembelajar. Banyak kebijakan pendidikan yang dibuat justru melemahkan pendidikan kita. Baca lebih lanjut.


Copyright by www.pendidikankarakter.org 2012
I Kebijakan Privasi I Ketentuan layanan I Beriklan I Klien & Rekanan I F.A.Q.I