Mungkin benar kata pepatah, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Kalau diartikan, peribahasa ini maksdudnya adalah bahwa seorang anak tidak akan memiliki sifat-sifat dan perilaku yang berbeda jauh dari orang tuanya. Apa benar?
Ya, di satu sisi memang benar. Sebab, masa pertumbuhan awal anak adalah berada di dalam keluarga. Anak banyak melihat, mendengar dan mencontoh perilaku dan cara berbicara orang-orang dewasa di sekitarnya. Karena itu, sebagai orang tua, Anda harus berhati-hati dalam bersikap dan berbicara, terhadap anak. Atau pun saat Anda berbicara pada orang lain. Seorang anak akan lebih cepat mencontoh apa yang Anda lakukan dan katakan.
Namun di sisi lain, tidak seluruhnya seorang anak itu dapat mencontoh atau mau mencontoh orang tuanya. Mengapa, ada banyak kasus yang menunjukkan bahwa seseorang itu bisa berbeda dan tidak begitu terpengaruh oleh orang tuanya. Ini terjadi karena beberapa faktor, seperti pengolahan pribadi, dan tentu saja, faktor pendidikan. Pendidikan bisa merubah seseorang menjadi lebih baik.
Umumnya, sampai usia 5 tahun, proses belajar seorang anak adalah belajar dari perilaku, sikap dan kata-kata dari orang-orang dewasa di sekitarnya. Karena itu, Anda perlu segera menyadari bahwa Anda adalah menjadi model dan contoh bagi anak-anak Anda. Sebagai orang tua, Anda memiliki fungsi strategis bagi pengembangan berbagai macam dimensi kehidupan dalam diri anak Anda.
Maka kuncinya memang adalah apa yang ada di dalam hati Anda. Di dalam hati Anda, di situlah harta berharga yang Anda miliki berada. Harta itulah yang Anda berikan perlahan-lahan pada buah hati Anda. Dan dalam hati itu, mestinya yang ada pertama-tama adalah cinta, perhatian, dan kasih sayang. Berikan Anak Anda cinta Anda yang tulus, Anda akan melihat, Anak Anda akan bertumbuh bagaikan bunga mekar di musim semi…silakan coba.
Doni Koesoema A.