Para guru di Kudus memperoleh pelatihan pendidikan karakter dari Bapak Doni Koesoema A, pada Sabtu (17/10). Pelatihan ini dihadiri oleh para guru dan kepala sekolah dari tingkat Pendidikan Taman-Kanak sampai Sekolah Menengah Atas.
Pelatihan pendidikan karakter ini diadakan dalam rangka pengembangan profesionalisme pengelolaan pendidikan Katolik. Para peserta memperoleh pemahaman dan pengertian dasar tentang profesionalisme pendidik karakter katolik sesuai dengan deklarasi pendidikan Katolik Gravissimum Educationis. Setelah itu, para peserta dihantar untuk memahami apa konsekuensi deklarasi itu bagi pengembangan profesional dirinya sebagai pendidik katolik.
Para guru berlatih mendesain pembelajaran berjiwa pembentukan karakter.
Sesi kedua diisi dengan penjelasan tentang pendidikan karakter utuh dan menyeluruh. "Pendidikan karakter utuh dan menyeluruh melibatkan berbagai macam pihak dalam rangka pengembangan pendidikan karakter di sekolah," ujar Doni Koesoema A. Pada sesi ini, peserta diajak untuk memahami arti karakter, pendidikan karakter serta tujuan pendidikan karakter.
"Pendidikan karakter bukan hanya bertujuan membentuk individu menjadi insan yang cerdas dan baik, melainkan juga membuat mereka mampu menjadi pelaku perubahan di dalam masyarakat," papar Doni.
Para guru sedang mengisi kuesioner untuk menemukan visi sebagai guru.
Sesi tiga lokakarya diisi dengan pelatihan pengenalan visi sebagai pendidik. Guru diajak untuk merefleksikan dan merenungkan apa visi pendidikan yang mereka miliki. Dari pengenalan akan visi pribadi ini, Doni mengajak para guru untuk lebih mengembangkan diri lagi demi penyempurnaan dirinya, karena mereka telah mengetahui kekuatan dan kelamahan mereka sebagai pendidik.
Sesi terakhir diisi dengan kegiatan mendesain pembelajaran berjiwa pembentukan karakter dengan materi dari Koran BERANI. Para guru dilatih bagaimana mendesain pembelajaran berjiwa pembentukan karakter dan sekaligus mampu melakukan microteaching dari apa yang telah dipersiapkannya.
Pak Doni sedang berdialog dengan salah seorang peserta lokakarya.
Para guru sangat bersemangat. Bapak Felix, ketua panitia mengatakan ingin memberikan para guru pelatihan yang bermutu."Kami ingin memberikan bekal pada para guru agar dapat berkembang dengan lebih baik. Karena itu, kami mengadakan acara yang sangat berguna bagi para guru melalui pelatihan pendidikan karakter ini," ujarnya.(admin)