Guru Sebagai Pendidik Karakter

Proposal Seri-CS-1
Guru sebagai Pendidik Karakter

I. LATAR BELAKANG


Guru memainkan peranan penting sebagai rekan, fasilitator, dan asisten bagi siswa dalam pengembangan pendidikan karakter. Berbagai macam program dan kegiatan sekolah yang telah ada telah membuat guru kehilangan waktu untuk memahami hakekat kinerjanya sebagai guru, dan lalai dalam merefleksikan keberadaan dirinya sebgai pendidik karakter. Tidak jarang, gagasan atau program tentang pendidikan karakter ditanggapi secara sinis.

Lokakarya ini ingin mengajak para guru kembali ke kitahnya. Memahami kembali hakekat kinerjanya, mengerti apa saja yang seringkali menghalangi guru untuk berubah. Serta mengambil langkah-langkah strategis untuk mengembangkan diri dan membentuk diri sebagai pendidik karakter.

II. TUJUAN LOKAKARYA

1. Guru memahami konsep-konsep tentang pengembangan profesional yang dibutuhkan sebagai pendidik dan pengajar (ranah kognitif).

2. Guru mampu membuat ancangan bagi pengembangan profesionalismenya sebagai guru, dalam konteks kebersamaan komunitas sekolah (ranah psikomotorik).

3. Guru dapat menerapkan berbagai macam cara pengembangan profesional yang dibutuhkan agar semakin mampu menghayati keberadaannya sebagai pendidikan karakter (penerapan).

III. MATERI

1. Konsep dasar pengembangan profesional.

2. Prinsip-prinsip pengembangan guru sebagai pendidik karakter.


3. Latihan dan
Simpulan

IV. SASARAN PESERTA

Workshop ini ditujukan secara khusus untuk kepala sekolah (principal), direktur sekolah dan guru yang berada dalam SATU UNIT lembaga pendidikan. Akan lebih baik kalau dalam jenjang pendidikan yang sama. Jumlah peserta maksimum 50 orang.

V. REFERENSI

Doni Koesoema A. 2010. Pendidik Karakter di Zaman Keblinger. Pengembangan Visi Guru sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter. Grasindo: Jakarta.

VI. Speaker and Trainer

Doni Koesoema A. M.Ed. Lahir pada 1973 di Klaten Jawa Tengah. Menjalani pendidikan menengah di SMA Santo Vincentius a Paulo, Garum, Blitar, Jawa Timur (1989-1992). Gelar Sarjana Filsafat diperoleh di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta (1998) dengan skripsi berjudul, “Keadilan dari Sudut Pandang Liberalisme Politis Menurut John Rawls.” Memperoleh gelar baccalaureato (setaraf sarjana strata-1) dari Universitas Gregoriana, Roma, Italia (2002-2005). Mengikuti Kursus Pedagogi Sekolah dan Pengembangan Profesional pada facoltâ della Scienza dell’Educazione (fakultas Ilmu Pendidikan) di Universitas Salesian, Roma, Italia (2005-2006). Memperoleh gelar Master Pendidikan pada Jurusan Kurikulum dan Pengajaran (Curriculum and Instruction) di Boston College Lynch School of Education, Boston, MA, US (2008).

Pernah menjadi guru, formator, staf pendidik dan direktur sekolah. Mendalami studi khusus tentang pengembangan kurikulum dan profesionalisme guru. Pengembang dasar-dasar basis filsafat dan pedagogi bagi pendidikan karakter dalam konteks keindonesiaan yang bervisi pembentukan tatanan masyarakat baru yang lebih adil dan manusiawi.

Penulis artikel pendidikan di harian nasional KOMPAS, Media Indonesia, dan Majalah Kebudayaan BASIS. Penulis buku Pendidikan Karakter, Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Grasindo, 2007 (Cetakan kedua 2010), dan Pendidik Karakter di Zaman Keblinger, Mengembangkan Visi Guru sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter, Jakarta, Grasindo, 2009.

Memperoleh Penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional sebagai Penulis artikel yang produktif tentang pendidikan di media cetak dalam rangka Apresiasi Penulis Artikel Peduli Pendidikan 2008-2009. Saat ini bekerja sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Koran Harian Anak BERANI.

VII. Kontak Person

Ms. Evy Anggraeny

(087771975803)
E-mail: [email protected]

News


Archive



Design by In Obscuro