Guru Sebagai Pendidik Karakter
I. LATAR BELAKANG
Lokakarya ini ingin mengajak para guru kembali ke kitahnya. Memahami kembali hakekat kinerjanya, mengerti apa saja yang seringkali menghalangi guru untuk berubah. Serta mengambil langkah-langkah strategis untuk mengembangkan diri dan membentuk diri sebagai pendidik karakter.
II. TUJUAN LOKAKARYA
1. Guru memahami konsep-konsep tentang pengembangan profesional yang dibutuhkan sebagai pendidik dan pengajar (ranah kognitif).
2. Guru mampu membuat ancangan bagi pengembangan profesionalismenya sebagai guru, dalam konteks kebersamaan komunitas sekolah (ranah psikomotorik).
3.
Guru dapat menerapkan berbagai macam cara pengembangan profesional yang dibutuhkan agar semakin mampu menghayati keberadaannya sebagai pendidikan karakter (penerapan).
III. MATERI
2. Prinsip-prinsip pengembangan guru sebagai pendidik karakter.
3. Latihan dan Simpulan
IV. SASARAN PESERTA
V. REFERENSI
Doni Koesoema A. 2010. Pendidik Karakter di Zaman Keblinger. Pengembangan Visi Guru sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter. Grasindo: Jakarta.
VI. Speaker and Trainer
Doni Koesoema A. M.Ed. Lahir pada
1973 di Klaten Jawa Tengah. Menjalani pendidikan menengah di SMA Santo
Vincentius a Paulo, Garum, Blitar, Jawa Timur (1989-1992). Gelar Sarjana
Filsafat diperoleh di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta (1998)
dengan skripsi berjudul, “Keadilan dari
Sudut Pandang Liberalisme Politis Menurut John Rawls.” Memperoleh gelar baccalaureato (setaraf sarjana strata-1)
dari Universitas Gregoriana, Roma, Italia (2002-2005). Mengikuti Kursus
Pedagogi Sekolah dan Pengembangan Profesional pada facoltâ della Scienza dell’Educazione (fakultas Ilmu Pendidikan) di
Universitas Salesian, Roma, Italia (2005-2006). Memperoleh gelar Master Pendidikan pada
Jurusan Kurikulum dan Pengajaran (Curriculum
and Instruction) di Boston College Lynch School of Education, Boston, MA,
US (2008).
Pernah menjadi guru, formator, staf pendidik
dan direktur sekolah. Mendalami studi khusus tentang pengembangan kurikulum dan
profesionalisme guru. Pengembang dasar-dasar basis filsafat dan pedagogi bagi
pendidikan karakter dalam konteks keindonesiaan yang bervisi pembentukan
tatanan masyarakat baru yang lebih adil dan manusiawi.
Penulis artikel pendidikan
di harian nasional KOMPAS, Media Indonesia, dan Majalah Kebudayaan BASIS.
Penulis buku Pendidikan Karakter,
Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Grasindo, 2007 (Cetakan kedua
2010), dan Pendidik Karakter di Zaman
Keblinger, Mengembangkan Visi Guru sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik
Karakter, Jakarta, Grasindo, 2009.
Memperoleh Penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional sebagai Penulis artikel yang produktif tentang pendidikan di media cetak dalam rangka Apresiasi Penulis Artikel Peduli Pendidikan 2008-2009. Saat ini bekerja sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Koran Harian Anak BERANI.