Desain PK Berbasis Kelas
Desain Pendidikan Karakter Berbasis Kelas
Pendidikan Karakter tidak akan mengubah dan menghasilkan apa yang ingin diraih oleh lembaga pendidikan jika tidak terdapat pembaharuan dan perubahan tentang apa yang terjadi di dalam kelas. Kelas tetap menjadi locus educationis utama pengembangan pendidikan karakter. Memiliki kemampuan untuk mendesain dan melaksanakan pendidikan karakter berbasis kelas merupakan tugas utama seorang guru.
Sayangnya, karena banyaknya materi yang harus diajarkan karena tuntutan kurikulum, guru tidak mampu lagi berperan sebagai pendidik karakter. Sedangkan program pengembangan karakter yang mempergunakan sumber dari luar, dalam arti yang bukan dibuat oleh guru sebagai salah satu anggota komunitas kelas, seringkali dirasakan tidak cocok dengan kebutuhan sekolah, siswa dan masyarakat yang menjadi pemangku kepentingan sebuah sekolah.
Guru mesti memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam mendesain pendidikan karakter berbasis kelas. Tanpa keseriusan mengelola ini, program pendidikan karakter hanya akan menjadi sesuatu yang dipaksakan dari luar, dan tidak akan tumbuh sebagai kesadaran dalam diri para guiru sendiri.
II. TUJUAN LOKAKARYA
● Peserta mampu memahami konsep-konsep dasar desain pendidikan karakter berbasis kelas (ranah kognitif).
● Peserta mampu membuat desain pendidikan karakter berbasis kelas dalam kerja sama dengan tim (profesional learning community) (ranah psikomotorik).
● Tumbuhnya kreativitas komunitas sekolah dalam mendesain modul pendidikan karakter yang akan diterapkan di sekolah (ranah afektif).
III. MATERI
1. Konsep dasar desain pendidikan karakter berbasis kelas.
2. Pendekatan instruksional tematis dan non-tematis
3. Pendekatan non-instruksional dalam kelas (integratif).
4. Mengembangkan Profesional learning Community dan memperkokoh kolegialitas.
5. Latihan Mendesain Pendidikan Karakter berbasis kelas
6. Simpulan (Review)
IV. SASARAN PESERTA
Workshop ini ditujukan secara khusus untuk untuk kepala sekolah, direktur sekolah dan guru yang berada dalam SATU UNIT lembaga pendidikan. Akan lebih baik kalau dalam jenjang pendidikan yang sama. Jumlah peserta maksimum 50 orang.
V. REFERENSI
Doni Koesoema A. 2010. Pendidikan Karakter, Strategi Mendidik Anak di Zaman Global (Cetakan kedua, edisi revisi dari 2007), Grasindo: Jakarta.
VI. PEMBICARA
Doni Koesoema A. M.Ed. Lahir pada 1973 di Klaten Jawa Tengah. Menjalani pendidikan menengah di SMA Santo Vincentius a Paulo, Garum, Blitar, Jawa Timur (1989-1992). Gelar Sarjana Filsafat diperoleh di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta (1998) dengan skripsi berjudul, “Keadilan dari Sudut Pandang Liberalisme Politis Menurut John Rawls.” Memperoleh gelar baccalaureato (setaraf sarjana strata-1) dari Universitas Gregoriana, Roma, Italia (2002-2005). Mengikuti Kursus Pedagogi Sekolah dan Pengembangan Profesional pada Facoltâ della Scienza dell’Educazione (fakultas Ilmu Pendidikan) di Universitas Salesian, Roma, Italia (2005-2006). Memperoleh gelar Master Pendidikan pada Jurusan Kurikulum dan Pengajaran (Curriculum and Instruction) di Boston College Lynch School of Education, Boston, MA, US (2008).
Pernah menjadi guru, formator, staf pendidik dan direktur sekolah. Memiliki keahlian dalam pengembangan kurikulum dan profesionalisme guru. Pengembang dasar-dasar basis filsafat dan pedagogi bagi pendidikan karakter dalam konteks keindonesiaan. Penulis artikel pendidikan di harian nasional KOMPAS, Media Indonesia, dan Majalah Kebudayaan BASIS. Penulis buku Pendidikan Karakter, Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Grasindo, 2007 (Cetakan kedua 2010), dan Pendidik Karakter di Zaman Keblinger, Mengembangkan Visi Guru sebagai Pelaku Perubahan dan Pendidik Karakter, Jakarta, Grasindo, 2009.
Memperoleh Penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional sebagai Penulis artikel yang produktif tentang pendidikan di media cetak dalam rangka Apresiasi Penulis Artikel Peduli Pendidikan 2008-2009.
VII. Kontak Person
Ms. Evy Anggraeny (087771975803)
E-mail : [email protected]