Jakarta, duniaku.com – Perusahaan teknologi finansial Pintek (PT Pinduit Teknologi Indonesia) menyelenggarakan Pintek Edu-Gathering 2020! Apa sih, masalah yang akan dihadapi dalam memajukan pendidikan Indonesia ini?

1. Bawa Indonesia ke pendidikan 4.0 dari kesiapan institusi

Doni Koesoema A. M. ED., Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan serta pemerhati pendidikan Indonesia menyebutkan bahwa Indonesia dengan Menteri Pendidikan yang baru punya misi untuk membawa Indonesia kepada Pendidikan 4.0.

“Kemendikbud memerlukan dukungan dari berbagai kampus untuk berkolaborasi, terutama dalam menciptakan pendidikan yang affordable, accessible dan berkualitas bagi seluruh kalangan sehingga dapat mendukung terciptanya anak didik yang produktif,” jelasnya.

2. Masalah dalam kompetensi pendidikan Indonesia

Menjawab pertanyaan tentang kesulitan Industri dalam rekrutmen lulusan perguruan tinggi dan keruwetan sertifikasi yang merumitkan analisa kompetensi pelajar Indonesia, Doni menjawab, “Pendidikan kita ini tampaknya belum berhasil karena sistem assessment-nya tidak objektif,” dan meneruskan penjelasan tersebut dikarenakan assessment skill dan knowledge-nya tidak sejalan.

“Masyarakat kita itu sudah kehilangan otentisitas, sehingga sistem tidak memperlihatkan kompetensi sesungguhnya… maka seharusnya membereskan sistem assessment di perguruan tinggi dari akademik maupun secara politekniknya,” sebut Doni lagi.

3. Proses sertifikasi untuk lulusan SMK sedang ditata

Dalam sesi tanya jawab, Doni juga menjawab tentang keterlibatan pemerintah dalam menyamakan nilai kualitas lulusan SMK saat terjun ke industri.

Dalam hal ini, BSNP sedang menata kembali proses sertifikasi yang hadir di lingkungan pendidikan Indonesia, yang kini dianggap rumit dengan berbagai sertifikasi yang hadir dari Menperindag, Kemendikbud, Kemenaker yang memiliki acuan yang berbeda-beda.

Sumber: duniaku.idntimes.

Leave a Reply

Your email address will not be published.