Jakarta, PendidikanKarakter.org Menyambut tahun ajaran baru, Pemerhati pendidikan, Doni Koesoema A, menegaskan di era Merdeka Belajar, guru dituntut untuk fokus pada kualitas pembelajaran, daripada sekedar pelaksanaan tuntutan administrasi. Guru perlu mendesain RPP Otentik dan berkualitas.

“Kepercayaan sudah diberikan kepada guru, karena itu, guru perlu mengembangkan kreasi dan inovasinya dalam mendesain pembelajaran berkualitas,” ujar Doni di Jakarta, Senin (22/6).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menentukan bahwa Tahun Ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada minggu ketiga bulan Juli. Banyak sekolah sudah mengadakan rapat kerja untuk mempersiapkan strategi dan metode belajar untuk menyambut tahun ajaran baru, Juli nanti.

Dalam keterangan persnya, Iwan Syahril, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan kemendikbud mengatakan bahwa guru tidak perlu memaksakan untuk menyelesaikan isi materi dalam kurikulum.

“Pembelajaran yang diberikan guru harus menyesuaikan dengan kemampuan murid dan ini menjadi hal utama saat penyesuaian kurikukulum. Ini akan jadi sebuah catatan. Kurikulum tidak perlu dituntaskan. Jangan dipaksakan,” ujar Iwan.

“Jadi kurikulum apapun yang disederhanakan atau tidak, tetap saja seorang pendidik harus selalu berinteraksi sehingga pembelajaran harus disesuaikan dengan konteks sekolah dan murid berada,” papar Iwan.

Pemerhati pendidikan, Doni menegaskan bahwa di era merdeka belajar, beban administrasi guru sudah disederhanakan dan diringankan. “Nadiem Makarim telah memberi kebebasan pada guru untuk mendesain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran secara merdeka. Bahkan, kalau perlu hanya satu lembar saja,” ujar Doni.

“Namun demikian, jangan sampai guru malah lupa esensinya. Esensi perubahan ini bukan pada satu lembar, melainkan jangan sampai menjadi beban. Satu lembar pun kalau proses belajar yang didesain berkualitas, guru bisa memanfaatkannya. Guru jangan terjebak pada sekedar satu halaman tanpa memahami spirit perubahannya,” tegas Doni.

Bagaimana cara membuat RPP satu lembar? Silakan unduh dokumen terkait RPP Satu Lembar.

Sebagai catatan: dokumen ini, meskipun dikeluarkan oleh Puskurbuk, tetap menjadi sekedar contoh dan model saja. Lebih dari itu, Bapak Ibu guru perlu memahami spirit dan esensinya. Sedangkan bagaimana model yang cocok dan baik dan efektif, tentu Bapak ibu guru sendiri yang memahaminya. Era Merdeka belajar sungguh telah memberikan kemerdekaan untuk mendesain RPP sebagai otonomi guru. Yang penting, hal-hal esensial harus hadir dalam RPP. Apa saja itu? Silakan unduh Buku saku dan contoh-contoh model RPP di bawah ini sebagai informasi dan inspirasi bagi Bapak Ibu guru dalam mendesain RPP.

  • Buku Saku. Tanya Jawab Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) (Download)
  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Inspiratif (Download)

2 thoughts on “Bagaimana Mendesain RPP Satu Lembar? Pahami esensinya. Ikuti Caranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *