Wucheria Brancofti
Wucheria Brancofti adalah cacing fillaria , yang bentuknya gilig memanjang mirip dengan benang yang berwarna kuning dan putih kekuningan (maka disebut filaria, apabila dilihat di dalam mikroskop ) dan termasuk bagian filum nemalthelminthes. Wucheria Brancofti hidup di pembuluh darah di pembuluh darah terutama hidup di pembuluh limfa di kaki dan dapat menyumbatkan pembuluh getah bening sehingga mengakibatkan penyakit gajah (elephantiasis).
Penyebab perkembangbiakan cacing ini disebabkan gigitan nyamuk culex sp. siklus tersebut berkembang di dalam tubuh nyamuk culex dan akan beredar ke dalam tubuh manusia . Nyamuk culex akan menggigit manusia yang terkena gigitan nyamuk culex pertama yang sudah mengandung mikrofilaria, lalu nyamuk culex akan menghisap mikrofilaria dari tubuh manusia kedalam tubuh nyamuk. Mikrofilaria tersebut masuk ke dalam paskan pembungkus pada tubuh nyamuk dan mikrofilaria berkembang di dalam lambung nyamuk dan berubah menjadi larva berbentuk gemuk dan pendek. Lalu pindah dan bersarang di thorax nyamuk, dan berubah menjadi larva gemuk dan panjang. Kemudian, larva stadium kedua, masuk ke kelenjar ludah nyamuk membentuk larva yang panjang dan halus, sehingga sudah menjadi mikrofillaria yang sempurna. larva stadium ke – 2 berganti kulit untuk kedua kalinya, sehingga tumbuh menjadi lebih panjang dan kurus, ini adalah larva stadium III. Gerak larva stadium III ini sangat aktif, sehingga larva mulai bermigrasi mula-mula ke rongga perut (abdomen) kemudian pindah ke kepala dan alat tusuk nyamuk. Apabila nyamuk menggigit manusia ketiga kalinya, maka mikrofilaria masuk kedalam tubuh manusia dan berekembang. Saat mikrofilaria masuk ke tubuh manusia, mikrofilaria masuk kedalam pembuluh darah dan masuk ke pembuluh darah limfa, dan berkembang menjadi cacing dewasa.
Cacing wuchereria brancofti ini akan bersarang di pembuluh darah limfa, sehingga terjadi penyumbatan. Penyumbatan bisa terjadi di tangan, kaki, alat kelamin dll. Pada malam hari cacing ini akan terdeteksi, tetapi pada siang hari cacing ini , akan berada di organ tubuh seperti paru – paru , jantung dll atau bersembunyi di dalam suatu organ tubuh. Cacing ini berkembang biak dengan aseksual yaitu pembelahan di dalam tubuh nyamuk dan manusia, dan seksual yaitu perkawinan antara cacing jantan dan betina, dan melahirkan mikrofilaria yang baru. (Maharani Yolanda)