studentspedia

Transeksi

Transeksi merupakan penyakit rusakanya salah satu segmen dari sumsum tulang belakang. Penyakit ini terdiri dari 4jenis yaitu transeksi medula spinalis servikalis, transeksi medula spinalis torasika/torakalis, transeksi medula spinalis lumbalis, dan transeksi medula spinalis Koksigea. Transeksi medula spinalis servikalis adalah transeksi atau kerusakan segmen tulang belakang pada bagian ruas tulang leher.  Penyakit dapat disebabkan oleh Osteophorosis(tulang keropos) dan benturan keras yang terjadi dibelakang tulang leher seperti dipukul dengan kayu, ditimpuk batu besar atau terbentur bendaya keras (besi,beton,dan batu bata). Penyakit ini merupakan transeksi yang paling berbahaya dibandingkan transeksi yang lain dikarenakan dapat menimbul kematian jika terjadi diruas 1 sampai dengan 3 yang didekat kepala,juga bisa menimbulkan amnesia,sesak nafas dan tidak sadarkan diri atau pingsan.
Transeksi medula spinalistorasika/torakalis adalah penyakit transeksi atau kerusakan segmen tulang belakang pada bagian tulang punggung. Penyakit ini disebabkan karena Osteophorosis (keropos tulang), terkena benturan keras pada bagian punggung seperti tertimpa besi saat menunduk. Penyakit ini dapat mengakibatkan gangguan pada otot pernafasan dan menimbulkan sesak nafas karena terdapat saraf yang mengatur kinerja otot pernafasan. Transeksi medula spinalis lumbalis adalah penyakit transeksi atau kerusakan yang terjadi pada segmen sumsum tulang belakang bagian tulang pinggang. Penyakit disebabkan Osteophorosis dan benturan pada pinggang yang bisa terjadi karena salah tidur. Penyakit dapat mengakibatkan gangguan atau kerusakan peredaran darah pada bagian arteri utama dalam mengirim darah ke bagian bawah tubuh.
Transeksi medula spinalis koksigea merupakan transeksi atau kerusakan yang terjadi pada segmen sumsum tulang belakang bagian tulang ekor. Penyakit ini disebabkan Osteophorosis, terjatuh pada bagian bawah dulu ,dan duduk terjatuh. Penyakit  ini cukup mematikan karena dapat menimbulkan kebutaan atau kelumpuhan karena disana terdapat saraf yang mengatur penglihat dan kenerja otot. Cara pengobatan penyakit transeksi ini belom ditemukan karena kerusakan segmen pada bagian tulang belakang belum bisa diganti dengan menggunakan alat ciptaan manusia namun jika tidak terlalu parah dapat mengonsumsi makanan atau minuman yang berkalsium tinggi untuk memperbaiki ruas dan segmen tulang belakang. Cara pecegahan yaitu dengan cara mengonsumsi kalsium agar tidak terjadi Osteophorosis,berhati-hati dalam melakukan sesuatu agar tidak terjadi sesuatu kecelakaan, dan berhati-hati dalam bercanda     
(Athanatius Henang/XI IPAI/3)