studentspedia

Lobotomy

Lobotomy merupakan suatu prosedur bedah saraf dengan memotong atau membuang bagian yang menghantarkan impuls ke bagian anterior dari lobus frontalis untuk mengobati penyakit jiwa . Lobotomy berasal dari kata λοβός (lobos) yaitu lobus otak dan τομή (tomē) yaitu memotong. Lobotomy pertama kali dilakukan oleh António Egas Moniz pada tahun 1935 yang membuatnya memenangkan hadiah Nobel pada tahun 1949. Prosedur ini menjadi sangat terkenal sampai tahun 1950an.
Salah satu teknik lobotomy yang terkenal adalah transorbital lobotomy yang dicetuskan oleh Dr. Walter Freeman dan Dr. James Watts. Prosedur ini pertama kali dilakukan pada tahun 1946. Caranya adalah dengan menggunakan orbitoclast (berbentuk seperti alat pemecah es) yang didorong dengan palu untuk melubangi tulang tengkorak (di atas mata) dan melubangi sekitar 5 cm ke dalam lobus frontalis lalu diputar 40O sehingga memotong bagian yang berlawanan. Kemudian alat tersebut dikembalikan ke posisi semula dan dilubangi lagi sedalam 2 cm ke dalam otak lalu diputar lagi 28o di kedua sisi untuk memotong bagian luar dan dalam. Seluruh potongan tersebut dilakukan untuk memotong materi putih yang menghubungkan jaringan kortikel pada prefrontal cortex (bagian anterior dari lobus frontalis) dengan thalamus. Setelah itu, proses diulang kembali pada sisi yang satu lagi.
Prosedur ini telah dilakukan lebih dari 70.000 kali di seluruh dunia. Walaupun prosedur ini dapat menyembuhkan penyakit jiwa, terdapat beberapa pasien yang mengalami efek samping seperti menjadi lumpuh tetapi ada jugaa pasien yang tidak mengalami efek apapun setelahnya. Prosedur lobotomy ini mengalami kemunduran pada tahun 1950an saat mulai ditemukan obat – obatan untk menyembuhkan penderita penyakit jiwa. (Gabriella Diandra S, XI IPA1/12)