Hernia
Hernia, berasal dari bahasa latin, herniae, yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringat ikat yang menipis dan lemah pada dinidng rongga. Jaringan ikat yang lemah itu membentuk sebuah rongga atau pintu yang berbentuk cincin, sehingga organ dapat keluar dari pintu tersebut, biasanya bagian dari usus. Sehingga dari luar tampak seperti benjolan. Kebanyakan penderta hernia adalah laki – laki, terutama anak – anak. Pada anak – anak, hernia terjadi karena kurang menutupnya procesus vaginalis sehingga terjadi penurunan testis yang menyebabkan benjolan. Gejalanya berupa rasa nyeri pada saat buang air, sehingga anak akan menangis. Pada orang dewasa, karena memiliki banyak aktivitas dan membutuhkan banyak stamina, mengakibatkan terjadinya penaikan tekanan pada perut, dan juga karena faktor usia, sehingga mengakibatkan otot dinding perut lemah, lalu sobek dan menimbulkan hernia. Untuk orang dewasa, gejalanya berupa mual – mual, terjadi benjolan pada lokasi hernia dan jika ditekan akan terasa keras dan nyeri. Pernyebab hernia juga bisa berdasarkan genetika atau keturunan.
Berdasarkan letaknya, hernia dibagi menjadi tiga yaitu:
● Hernia Diafragma, yang bejolannya terdapat pada diafragma.
● Hernia Inguinal, yang benjolannya terdapat pada pangkal paha dan dapat merambat sampai ke testis.
● Hernia Umbilical, yang benjolannya terdapat pada pusar.
● Hernia Femoral, yang benjolannya terdapat pada lipatan paha.
Di tahun 2010, hernia inguinal dan femoral telah menawasan 17.000 orang di dunia.
Satu – satunya cara untuk sembuh dari penyakit ini yaitu dengan dioperasi.
Untuk pencegahannya, yaitu dengan cara menerapkan poah hidup sehat. Sering minum air putih, olah raga secara teratur, tidak merokok, dan cara yang lain – lain yang dapat menjadikan anda manusia yang sehat.
(Ignatia Stellarista R/XI MIA 2/10)