Fragmen Okazaki
Fragmen Okazaki berasal dari kata fragmen dan okazaki. Fragmen berasal dari Bahasa Inggris yang berarti bagian atau pecahan sesuatu dan Okazaki berasal dari nama penemu Fragmen Okazaki yaitu Reiji Okazaki dan Kiwako Sakabe. Pembuktian adanya fragmen okazaki ini dilakukan dengan percobaan model replikasi DNA bakteriofag T4.
Pada replikasi DNA, rantai heliks ganda akan dibuka dan terbagi menjadi dua rantai tunggal utama yaitu leading strand/ jalur cepat yang bergerak dari arah 3’ ke 5’ dan lagging strand/jalur lambat yang bergerak dari arah 5’ ke 3’. Pada pembentukan masing-masing pasangan rantai tersebut, ada rantai yang terbentuk secara utuh dan ada yang berupa pecahan-pecahan/ bagian. Pada leading strand pasangan rantainya terbentuk secara utuh sedangkan, pembentukan rantai pada lagging strand berupa pecahan/ bagian. Bagian-bagian ini lah disebut fragmen okazaki. Pada proses selanjutnya, fragmen-fragmen ini akan digabungkan oleh enzim ligase menjadi satu rantai secara utuh.
Fragmen okazaki yang terdapat pada eukariota lebih pendek dibanding pada prokariota. Panjang fragmen okazaki pada eukariota berkisar 100 nukleotida. Selain itu produksi fragmen pada eukariota lebih sedikit dan lebih lambat dengan kecepatan 0,2 fragmen okazaki per detik, dibanding prokariota dengan kecepatan produksi 0,4-0,8 fragmen okazaki per detik. Hal ini disebabkan karena sel-sel prokariota mengandung materi genetik lebih sedikit.
(Bella, XII IPA 2/3)