studentspedia 2014-2015

Dormansi

Duplikasi kromosom adalah keadaan dimana suatu daerah pada DNA yang mengandung gen terduplikasi atau tergandakan dalam satu kromosom yang sama. Duplikasi kromosom ini dapat juga dikatakan sebagai duplikasi gen atau amplifikasi gen. Pada tahun 1913, Alfred muridnya Sturtevant menggunakan fenomena hubungan genetik untuk menunjukkan bahwa gen disusun secara linear dalam kromosom. Inilah yang mengawali hingga ada penelitian selanjutnya yang menghasilkan mutasi gen. Nama duplikasi ini juga diambil dari nama lainnya yaitu ‘ganda’ dan nama kromosom diambil dari bahasa latin ‘krom’ yang berarti warna serta ‘soma’ yang berarti badan. Duplikasi ini menyebabkan adanya materi genetik tambahan.

Apabila daerah yang terduplikasi itu berurutan maka disebut duplikasi tandem. Jika daerah yang terduplikasi terbalik namun tetap berurutan, maka disebut juga duplikasi reverse tandem. Jika daerah duplikasinya terletak diujung kromosom, maka disebut dengan duplikasi terminal.

Dalam relevansi kehidupan masa sekarang, pasti kita pernah melihat lalat buah (Drosophila melanogaster). Lalat buah akan datang ketika ada buah-buahan segar. Pernahkah anda perhatikan mata dari lalat buah tersebut? Terkadang ada lalat buah yang mempunyai mata berbeda dengan lalat buah lainnya. Hal ini dikarenakan duplikasi kromosom yang menyebabkan adanya mata bar pada lalat buah tersebut.

Selain itu, kita juga sering menemui anak kurang berani dalam melakukan sesuatu yang wajar atau kemunduran mental. Kemunduran mental ini bisa diakibatkan dari duplikasi kromosom. Jurnal ilmiah cell pada tahun 2012 juga menyebutkan duplikasi adalah salah satu mutasi gen yang mendukung terjadinya autisme / kemunduran mental.
(Leonard / XII IPA 2/ 16)