studentspedia 2014-2015

Bakteriologi

Bakteriologi merupakan ilmu yang mempelajari kehidupan dan klasifikasi bakteri. Bakteri memiliki nilai ekonomi yang penting dalam kehidupan manusia demikian juga bakteriologi. Cabang pengetahuan ini bermanfaat dalam pengobatan higiene, ilmu pangan dan gizi,dan industri (terutama fermentasi). Asal kata bakteriologi dari kata bakteri yang berasal dari bahasa latin yaitu bacterium yakni kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti jadi berukuran sangat kecil. Bacterium diambil dari bahasa yunani yaitu bakteron yang berarti batang kecil. Bakteri ditemukan oleh antony van leeuwenhoek pada 1674 yang merupakan penemu mikroskop dan ia menemukan bakteri di mikroskop buatannya. Lalu istilah ini diperkenalkan oleh Ehrenberg pada tahun 1828. Bakteri berkembang setelah serangkaian percobaan olah Louis Pasteur yang melahirkan cabang ilmu mikrobiologi. Bakteriologi adalah cabang mikrobiologi. Di bumi ada banyak sekali bakteri. Kondisi lingkungan yang mendukung dapat memacu pertumbuhan dan reproduksi bakteri misalnya suhu, kelembapan, dan cahaya. Bakteri ada yang menguntungkan dan merugikan. Bakteri yang menguntungkan contohnya bakteri pengurai. Bakteri pengurai atau saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang mati,serta sisa-sisa atau kotoran organisme. Bakteri ini menguraikan protein, karbohidrat, dan senyawa organik lain menjadi CO2,gas amoniak,dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. Bakteri yang merugikan contohnya bakteri perusak makanan. Bakteri perusak makanan adalah beberapa spesies pengurai yang tumbuh didalam makanan. Mereka mengubah makanan dan mengeluarkan hasil metabolisme yang berupa toksin (racun). Contoh nyatanya di Boyolali orang-orang menderita keracunan karena makan-makanan di pesta hajatan yang ternyata mengandung bakteri dan kuman. Bakteri dapat tumbuh ditempat yang kotor seperti didapur. Ada beberapa penemuan baru tentang bakteri. Di tahun 2013 bakteri escherichia coli adalah penyebab utama meningitis pada bayi yang baru lahir dan penyebab infeksi tractus urinarus. Pada tahun 2014 ini ada penemuan bakteri yang dapat menyalakan tanaman ditemukan oleh Krichevsky. Dia mengenalkan DNA dari bakteri laut bercahaya ke geram kloroplas dari tanaman rumah hasilnya batang dan daun terus mengeluarkan cahaya meskipun samar-samar. Tahun ini juga ditemukan bakteri kafein yang mampu memecahkan kafein menjadi karbon dioksida dan amonia oleh Ryan Summer dari Chemical and Biochemical Engineering University of Lowa.

Rafael Virgiawan - X MIA 1-18