studentspedia

Ascomycota/Ascomycetes/Ascomycotina

Nama Ascomycota diambil dari kata ascus, yang berarti ujung hifa yang berubah dan membentuk semacam kantung. Ascomycota adalah organisme saprofit terestial, yaitu organisme yang tidak memiliki klorofil dan hidup di darat. Ascomycota hidup di darat karena tidak memiliki flagel seperti halnya organisme perairan lainnya. Mendapatkan nutrisi dengan cara menguraikan zat organik di tanah yang berasal dari makhluk hidup lainnya yang sudah mati. Anggota Ascomycota sebagian besar multiseluler, tetapi ada juga yang uniseluler. Ascomycota yang multiseluler, hifanya sudah memiliki septa, dan hampir semuanya memiliki tubuh buah, kecuali Neurospora crassa. Ascomycota dapat bereproduksi dengan cara pembelahan biner dan pembentukan tunas (aseksual) dan dengan cara membentuk alat reproduksi jantan dan betina (seksual).

Ascomycota dapat bermanfaat bagi manusia dan dapat juga merugikan manusia. Salah satu bukti bahwa Ascomycota bermanfaat bagi manusia adalah sebagai pembuatan minuman beralkohol, roti, tuak, wine, antibiotik penisilin, keju, oncom, sake dari nasi, kecap, tauco, asam nitrat, asam formiat, dan asam oksalat. Sedangkan Ascomycota yang merugikan manusia yaitu dapat menyebabkan kanker dan menjadi parasit pada paru-paru burung, pada gandum, pada batang dan daun tebu, padi, buah pisang, tomat, dan umbi kentang. (Helmi Hapsarani X IPA)