Asam Absisat
Asam absisat (abscisic acid-ABA) adalah hormon yang berguna sebagai inhibitor atau penghambat dalam proses pertumbuhan yang dialami tumbuhan. Hormon ini ditemukan oleh P.F. Wareing dan F.T. Addicott (1963). Saat itu, Addicott berhasil memisahkan senyawa abscisin I dan II dari buah kapas, dimana senyawa abscisin merupakan senyawa yang mendorong terjadinya perontokan/absisi pada tumbuhan. Senyawa abscisin II inilah yang kemudian dinamakan asam absisat. Adanya hormon ABA dapat mengurangi kecepatan pembelahan dan pemanjangan di daerah titik tumbuh pada tumbuhan sehingga ukuran tumbuhan dapat dikendalikan, memacu biji untuk tetap pada fase dormansi agar tidak terjadi perkecambahan, dan mempercepat pengguguran bagian tumbuhan yang menua. Berbagai manfaat yang diberikan hormon ini, sekarang asam absisat telah disintetis dan digunakan oleh perusahaan bibit modern untuk menjaga agar bibit-bibit yang diproduksi tetap berada pada fase dormansi (tidak berkecambah). Walaupun sudah terbukti ada, belum ada penelitian yang mampu membuktikan adanya keberadaan asam absisat pada masa dormansi tumbuhan seperti pada saat musim kemarau. (Ryan Winata, XII IPA 1/21)