studentspedia

Alel

Alel berasal dari bahasa Belanda, allel, yang dibentuk dari bahasa Yunani, allelon yang berarti saling berhadapan. Alel terbentuk karena adanya variasi pada urutan basa nitrogen akibat peristiwa mutasi. Alel adalah gen-gen yang menempati suatu lokus yang sama pada kromosom homolognya yang mempunyai tugas berlawanan untuk suatu sifat tertentu.
Alel ganda (multiple alelo murphi) adalah beberapa alel lebih dari satu gen yang menempati lokus sama pada kromosom homolognya. Beberapa pengaruh alel ganda pada organisme adalah : 1. Golongan Darah pada Manusia. Jenis golongan darah ABO, alelnya dilambangkan dengan IA IB IO. 2. Rambut pada Segmen Digitalis Jari tangan manusia. 3. Warna bulu kelinci. Warna bulu kelinci dipengaruhi oleh empat alel sehingga urutan dominasi yang didapat adalah : W > Wch > Wh > w

Individu yang memiliki alel yang sama pada suatu lokus disebut memiliki genotype yang homozigot, sedangkan jika suatu lokus memiliki alel yang berbeda dikatakan memiliki genotype yang heterozygote. Dapat dikatakan, alel menyebabkan perbedaan penampilan antara individu-individu dalam suatu populasi karena genotype diekspresikan menjadi suatu fenotipe.
Kelainan yang disebabkan karena sifat alel :

Faktor alel resesif autusomal, contohnya:. 1. Anemia sel sabit. Ini disebabkan karena susbtitusi asam amino tunggal dalam protein Hb berisi sel-sel darah merah. 2. Albino. Kelainan yang terjadi karena tubuh tidak mampu membentuk enzim yang akan menjadi pigmen melanin. 3. Thalassemia. Kelainan yang ditandai dengan berkurangnya kemampuan Hb mengikat oksigen.

Allel terpaut dengan kromosom seks / kelamin : Terpaut kromosom X, contohnya: Hemofilia. Kelainan yang menyebabkan darah sukar membeku; Buta warna. Penderita tidak dapat membedakan warna-warna; Distrofi otot. Terpaut kromosom Y, contohnya: Hypertrichosis, Weebed Toes, Hystrixgravier (Jacinta Karina, XII IPA1/9)