studentspedia 2014-2015

Akatalasia

Akatalasia itu berasal dari kata “A” yang berarti tidak, “katala” yaitu enzim katalase. Jadi akatalasia adalah suatu keadaan dimana terjadi kekurangan enzim katalase pada sel darah merah atau jaringan. Enzim katalase dihasilkan di sel darah merah pada jaringan tertentu. Enzim katalase berfungsi menetralkan racun pada metabolisme makhluk hidup. Contoh racun yang biasanya ada pada metabolisme adalah hydrogen peroksida (H2O2). Jika pada jaringan tertentu terjadi akatalasia maka sel darah merah akan mengalami hemolisis. Hemolisis itu sendiri adalah pecahnya membran eritrosit akibat penambahan larutan hipotonis atau hipertonis ke dalam darah, bisa juga karena rapuhnya membrane eritrosit.

Keadaan yang bisa disebut sebagai kelainan ini dapat menyerang manusia baik pria maupun wanita dan kelainan ini bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Seseorang yang menderita kelainan ini biasanya akan mengalami gangguan pada mulut berupa ulkus, yaitu luka pada jaringan mukosa mulut. Selain itu seseorang yang menderita kelainan ini dapat juga kehilangan gigi – giginya.

Kasus Akatalasia pertama kali ditemukan di jepang pada seseorang yang dalam tubuhnya terdeteksi kandungan peroksida melebihi batas normal. Sehingga dari situ diketahui bahwa enzim katalase yang di hasilkannya sangat sedikit, dan dia dinyatakan menderita akatalasia.
Makhluk hidup selain manusia yang dapat terkena Akatalasia adalah marmut dan beberapa jenis anjing, namun akatalasia turunan yang resesif. Resesif itu adalah turunan yang tidak dominan atau yang tidak membawa sifat gen kuat.

(Henri Utama, XII IPA 2/3)