evy anggraeny : Guru Berprestasi Jakarta barat 2013

Menjadi yang terbaik tidaklah mudah. Namun, selalu berusaha menjadi yang terbaik, demi peningkatan kualitas pendidikan bagi siswa merupakan sebuah kewajiban moral. "Awalnya saya tidak optimis mengikuti lomba Guru Berprestasi ini. Banyak hal harus disiapkan mendadak," kenang Evy, yang sangat akrab dengan para muridnya ini.

Namun dengan niat yang kuat karena mendapatkan kepercayaan dari sekolah, Ibu Evy akhirnya mengikuti seluruh proses pemilihan calon guru berprestasi 2013 dengan mempersiapkan seluruh materi di sela-sela kesibukannya mengajar. Persiapan ini antara lain mengikuti tes terulis, membuat portfolio. "Sebenarnya persyaratan ini tidak terlalu sulit, namun karena harus mempersiapkan hanya dalam satu hari, banyak peserta, yang terutama dari sekolah Negeri akhirnya mundur pada hari pertama. Saya membuat portfolio bahkan sampai lembur. Ini pun harus khawatir apakah besok masih sempat jilid dan fotokopi,' ujarnya.

Menjadi Guru Berprestasi dari sekolah swasta di Jakarta Barat, tentu saja menjadi kebanggaan, sebab baru kali ini, menurut pengawas sekolah, Bapak Suesti, ada sekolah swasta yang diikutsertakan, "Ibu Evy bukan hanya menjadi kebanggaan Regina Pacis, tapi juga bagi saya sebagai pribadi, karena Regina Pacis berada di bawah pengawasan saya," ujar Pak Suesti, pengawas di Jakarta Barat.

Ibu Evy memperoleh penghargaan sebagai Guru Berprestasi di Jakarta Barat 2013 yang berasal dari guru swasta.

Bu Evy memiliki banyak kegiatan lain di luar mengajar yang meningkatkan kualitas dan pengetahuannya sebagai pendidik. Bu Evy ikut terlibat dalam berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan oleh Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Yayasan Cahaya Guru (YCG), dan ikut menjadi tim inti yang mengembangkan program dan model pendidikan karakter di sekolah-sekolah. Ibu Evy juga memberikan pelatihan bagi para kepala sekolah tentang pendidikan karakter, dan mengajari para mahasiswa tentang bagaimana belajar efektif di Universitas.

Ibu Evy pernah mengikuti berbagai kegiatan penting di bidang pendidikan, antara lain mengikuti diskusi dalam task force pendidikan dalam rangka Congres Indonesia in Diaspora, diskusi pendidikan tentang tinjauan kritis tentang Kurikulum 2013 yang diadakan oleh PIJAR, sebuah lembaga yang didirikan oleh Fasli Jalal, mantan wakil Mengeri Pendidikan dan Kebudayaan.

Selamat ya, Bu Evy...maju terus...