education accountability is a must

Ibu Retno Listyarti, yang berfoto bersama saya ini, adalah salah seorang aktivis pendidikan yang sangat luar biasa. Dia adalah sekjen FSGI. Wajahnya sering muncul di televisi bila sudah berbicara tentang pendidikan. Sebagai pegawai negeri, ia tidak pernah henti bersikap kritis atas kebijakan petingginya yang salah. Bukan hanya menteri, presidenpun kalau salah dia kritik. Ia pun pernah mengikuti lelang jabatan yang diadakan oleh Pemerintahan Jokowi. Pada mulanya, dia tidak lolos. Namun ia mencium aroma kongkalikong antara para kepala sekolah incumbent dengan pengawas dan lembaga yang memberikan soal untuk ujian kepala sekolah. Wal hasil, ia membuka kedok kongkalikong ini, melaporkan pada Ahok, wakil Gubernur, dan menunjukkan bahwa para kepala sekolah yang lolos lelang ternyata dilakukan dengan cara yang kotor. Setelah diselidik dan ternyata benar, tes kepala sekolah diulang. Bu Retno mengikuti lagi tes calon kepala sekolah yang sudah lebih baik itu, dan ia lolos. Ia sekarang diangkat menjadi Kepala Sekolah SMAN 78. Di sana, ia membongkar berbagai macam ketidakberesan laporan keuangan, melaporkannya kepada Ahok. Laporan ini ditindaklanjuti Ahok. Ahok meminta BPK untuk mengaudit beberapa sekolah. Hampir semua sekolah yang disidik melakukan korupsi, dan diminta mengembalikan uang kepada pemerintah. Transparansi keuangan mestinya ada di tiap sekolah, karena uang pendidikan itu adalah uang milik rakyat, milik orang tua. Uang itu harus dipertanggungjawabkan dengan baik, bukan dikorupsi. Bu Retno adalah orang yang sangat inspiratif..dia seorang sahabat yang luar biasa.