Memahami Pendidikan Karakter secara Lebih Utuh danMenyeluruh
(Introduction to Character Education)
I. LATAR BELAKANG
Pendidikan karakter sering disebut sebagai jiwa sebuah pendidikan. Tanpanya, pendidikan seperti kehilangan roh dan berubah sekedar menjadi sarana pelatihan otak bagi para siswa. Mengembalikan roh pendidikan karakter dalam sekolah kita merupakan sebuah kemendesakan yang tidak dapat ditawar lagi.
Sayangnya, pendidikan karakter seringkali dipahami secara parsial, kurang utuh dan tidak lengkap. Ini terjadi karena di dalam lembaga pendidikan terdapat berbagai macam individu yang memiliki pemahaman, keprihatinan, dan praksis mendidik yang berbeda. Lembaga pendidikan merupakan kumpulan individu yang memiliki inspirasi dan persepsi sendiri tentang kinerja mereka dalam dunia pendidikan, termasuk pemahaman mereka tentang Pendidikan Karakter.
Perbedaan persepsi inilah yang seringkali membuat praksis pendidikan karakter di sekolah tidak utuh, timpang, atau kurang dapat dipahami secara menyeluruh, sehingga malah kontraproduktif bagi kinerja dunia pendidikan itu sendiri. Memiliki visi bersama (shared vision) tentang pendidikan karakter lantas menjadi sebuah langkah awal yang mesti dilewati ketika lembaga pendidikan ingin mengembangkan program pendidikan karakter secara utuh dan menyeluruh.
Mengelola dan menyelaraskan visi sekolah dengan visi individu tentang pendidikan karakter tak pelak lagi merupakan salah satu elemen penting bagi kesuksesan sebuah lembaga pendidikan yang ingin membentuk pribadi berkarakter, dewasa dan bertanggungjawab.
II. TUJUAN LOKAKARYA
● Peserta mampu mengenali dan memahami konsepsi dirinya sendiri tentang Pendidikan Karakter, serta memahami arti dan tujuan pendidikan karakter dalam konteks kelembagaan (ranah kognitif dan refleksif).
●Peserta berlatih membentuk komunitas belajar profesional (Profesional learning community) melalui kegiatan berbagi dan berdiskusi pemahaman tentang pendidikan karakter (ranah komunikatif).
●Tumbuhnya kesadaran dari tiap individu yang bekerja dalam lembaga pendidikan yang memungkinkan sekolah memulai program Program Pendidikan Karakter secara lebih sinergis, utuh dan menyeluruh.
III. M A T E R I
1. Arti dan tujuan pendidikan karakter utuh dan menyeluruh.
2. Tri matra pendidikan karakter
3. Makna Individu dalam pendidikan karakter
4. Tanggungjawab dalam pendidikan karakter
5. Tinjauan Kembali Program
IV. SASARAN PESERTA
Workshop ini ditujukan terutama untuk para staff administrasi / karyawan kependidikan yang non- guru, berada dalam satu UNIT pendidikan. Akan lebih baik kalau dalam jenjang pendidikan yang sama. Jumlah peserta maksimum 50 orang. Alokasi waktu kurang lebih 3 jam.
V. Buku Referensi
Doni Koesoema A. 2010. Pendidikan Karakter. Strategi Mendidik Anak di Zaman Global (Cetakan kedua, edisi revisi dari 2007., Jakarta : Grasindo.
VI. Speaker and Trainer |